SUKSES MEMBAWA PRODUK TOPENG BATIK KAYU KE MANCANEGARA

Sedang mencari info tentang SUKSES MEMBAWA PRODUK TOPENG BATIK KAYU KE MANCANEGARA ? Jika itu yang Anda cari maka sekarang Anda sedang berada dihalaman yang tepat karena kami INFO UKM INDONESIA terpercaya yang siap mengirimkan pesanan ke Seluruh Wilayan indonesia. Untuk Informasi lebih Lanjut, Anda bisa langsung hubungi kami di Call, SMS, Whatsapp : 0813 8245 45531
SUKSES MEMBAWA PRODUK TOPENG BATIK KAYU KE MANCANEGARA. Berani keluar dari zona nyaman. Itulah yang dilakukan Catur Sugiono, asli Purwodadi, Jawa Tengah. Dengan posisi yang bagus dan fasilitas yang memadai di salah satu perusahaan perak di Jakarta, ia memilih resign dan mengejar mimpi yang lebih besar. Di tahun 1996, ia memulai usaha topeng cat dengan modal sebesar Rp. 1,5 juta. Usaha topeng cat ini hanya bertahan satu tahun karena tingkat kesulitan untuk membuat produk tersebut cukup tinggi sehingga ia mengalihkan ke usaha topeng batik. Tempat usaha awal di Pasaraya Grande Blok M, Jakarta Selatan.

Produk. Topeng batik merupakan produk dari kayu yang dibatik dengan berbagai motif sesuai dengan jenis dan model yang diinginkan. Bahan dasar yang dipilih adalah kayu Sengon dan kayu Pule. Pemilihan bahan kayu jenis ini karena memiliki pori-pori yang besar sehingga memungkinkan daya serap yang bagus dan memberikan efek pewarnaan yang bagus pula. Kayu-kayu tersebut dipotong sebesar sesuai model seperti topeng, nampan, miniatur binatang-binatang, dan sandal yang kemudian dibatik sesuai dengan warna yang ditentukan.

Dalam sebulan, ia bisa memproduksi 5000 pieces dengan menghabiskan puluhan kubik kayu. Semua bahan baku ini dibeli di daerah Yogyakarta, Magelang dan derah-daerah sekitar. Tempat produksi usaha ini ada dikawasan Jogonalan, Bantul-Yogyakarta. Dengan mempekerjakan 50 orang tim produksi untuk menyuplai tujuh outlet miliknya antara lain dua tempat di Sarinah-Thamrin, Jakarta Pusat, dua tempat di terminal E dan D Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng-Tangerang, dan tiga tempat di Kuta-Bali.

Menembus pasar mancanegara. Sejak tahun 1999, catur sudah mulai mengekspor produknya ke beberapa negara seperti Italia, Jamaika, India, Afrika Selatan dan Perancis. Biasanya para pelanggan ini tidak favorit pada desain tertentu tapi lebih memilih warna-warna tertentu. Jepang dan China menyukai warna cerah sedangkan kawasan Amerika lebih menyukai warna-warna klasik seperti cokelat.

Sejauh ini para peminat topeng batik ini terutama dari mancanegara akan lebih memilih produk yang dibuat secara hand made dengan memilki tingkat kesulitan yang tinggi

Sejauh ini para peminat topeng batik ini terutama dari mancanegara akan lebih memilih produk yang dibuat secara hand made dengan memilki tingkat kesulitan yang tinggi apalagi jika ditambah dengan nilai historis yang tertuang dalam berbagai relief yang dibuatnya. Khusus untuk masyarakat Asia seperti China dan Jepang, produk itu akan semakin diminati kalau mengandung unsur hoki.

Pameran sebagai media promosi yang efektif. Ketika memulai usaha di tahun 1996 dan bahkan sampai sekarang, Catur meyakini media yang paling tepat adalah dengan mengikuti pameran baik di dalam maupun luar negeri, apalagi segmentasi pasarnya adalah menengah keatas. Saat ini dalam satu tahun, ia bisa mengikuti 4 pameran di dalam dan 4 pameran di luar negeri.

Jatuh bangun usaha. Tidak ada jalan yang tanpa berkelok-kelok. Demikian juga dengan bisnis yang ditekuni Catur tidak selamanya berjalan lancar. Di tahun 2004, Catur harus menelan pil pahit karena mengalami kerugian yang tidak sedikit, sekitar Rp. 200 juta. Produk dalam jumlah besar sudah diproduksinya dengan susah payah ternyata tidak jadi diambil oleh pemesannya, buyer dari India. Selain itu, ada juga produk-produknya diklaim karena tidak sesuai dengan pesanan. Tapi kejadian ini dijadikannya proses pembelanjaran yang sangat berguna.


Catur merupakan pribadi yang memandang segala sesuatu secara positif. Baginya persaingan dalam bisnis ini memang sangat ketat. Walaupun demikian bukan berarti tidak bisa bersaing secara intens menciptakan produk yang disukai oleh pasar sehingga produknya tetap dicari oleh customers. 

0 comments:

Post a Comment